mscbo
indolucky7
berita bola

Zona Sang Legenda » Azzurri Napak Tilas Memori 1982

 

Kamis, 1 Jun 2006, 06:53
Azzurri Napak Tilas Memori 1982
 
Skandal match fixing dan transfer ilegal di Seri A ibarat bola salju yang siap menggulung Gli Azzurri (Timnas Italia) di Piala Dunia 2006. Pelatih dan sejumlah pilar Azzurri ikut terseret di dalamnya. Mereka beberapa kali harus alpa mengikuti agenda pemusatan latihan hanya untuk memberikan keterangan kepada jaksa penuntut umum.

Namun, jika Anda fans Azzurri, tidak perlu khawatir terhadap masalah-masalah tersebut. Dari tiga trofi piala dunia yang digenggam Italia, satu di antaranya diraih ketika berbagai skandal membayangi masa persiapan.

Kali pertama Italia juara Piala Dunia pada 1934. Sukses Azzurri yang kala itu menjadi tuan rumah disebut-sebut karena peran diktator pemimpin Italia kala itu, Benito Mussolini. Berbagai keputusan kontroversial wasit yang menguntungkan Azzurri membuat mereka juara. Pengaruh yang kembali terulang pada Piala Dunia berikutnya di Prancis 1938, saat Italia merebut trofi kedua.

Italia harus menunggu hampir setengah abad untuk merebut trofi ketiga pada Piala Dunia 1982 di Spanyol. Nah, pada edisi inilah, kondisi sepak bola Italia carut-marut dijerat skandal. Dua tahun sebelum Piala Dunia digelar, lebih dari 30 pemain Seri A dan beberapa pejabat terbukti melakukan dan menerima suap.

Paolo Rossi, golden boy Seri A dan salah seorang pemain termahal dunia kala itu, adalah salah satu pemain yang terlibat di dalamnya. Hakim menjatuhkan skorsing tiga tahun kepada Rossi. Skorsing itu akhirnya dikurangi menjadi dua tahun setelah dia sukses melakukan banding.

Pelatih Azzurri kala itu, Enzo Bearzot, memasukkan nama Rossi dalam skuadnya. Keputusan memasukkan nama Rossi menimbulkan kritik. Apalagi, ketika di penyisihan grup, mereka nyaris gagal merebut tiket ke putaran kedua. Rossi baru tampil cemerlang di putaran kedua hingga final. Azzurri juara dengan mengalahkan Jerman 3-1 di final. Rossi mencetak senam gol mulai babak perempat final sampai final. "Saat itu, setiap konferensi pers usai pertandingan menjadi proses peradilan bagi kami. Itu menjadi ajang pembelaan bagi kami," kenang Dino Zoff, kiper Azzurri kala itu.

Akankah cerita sama akan terulang di Piala Dunia 2006? Dari segi kualitas pemain, skuad Azzurri di Piala Dunia 2006 tidak kalah dibandingkan dengan materi edisi 1982. Kekurangan malah terdapat pada sosok pelatih. Keberadaan Marcello Lippi yang ikut terseret dalam kasus tersebut membedakan dia dengan Enzo Bearzot.

Pada Piala Dunia 1982, Bearzot adalah seorang pelatih yang sangat disegani di Italia. Itu membuat beberapa keputusan kontroversialnya relatif lebih bisa diterima pers dan fans Italia. Selain itu, skandal terjadi pada kurun waktu lebih lama dari yang terjadi saat ini.

Sumber gambar: bbc.co.uk

About us | Ingin Punya Situs? | Disclaimer | Info Iklan | Redaksi
© 2005 - 2008, Copyright www.zonabola.com, All Rights Reserved 
Best View in 1024 x 768 with IE 5+ & Firefox